Selasa, 22 Februari 2011

plegmatis, bukan?

Saya sedikit tertarik dengan mengenal tipe-tipe kepribadian yang saya kenal lewat buku, internet, psikolog (?). Mungkin karena tipikal mengamati saya yang menjadikannya menarik. Yup, saya suka mengamati. Jadi, hati-hati kalau dekat2 saya ~.~ *ngomong apa saya, saya anak manis kok,,beneran* Dari sekian macam tipe kepribadian yang saya ketahui, ini ciri-ciri yang yaaa mirip2 lah dengan saya, walau gak semua yg elo denger itu bener bro! Begini nih sumber yang saya dapat, maafkan saya lupa nama sumbernya:
Saya sang Plegmatis “Cinta Damai”.
Orang plegmatis adalah orang yang tak suka konflik, karena itu disuruh apa saja ia mau, sekalipun ia sendiri nggak suka. Baginya kedamaian adalah segala-galanya. Jika timbul masalah, ia akan berusaha mencari solusi yang damai tanpa timbul pertengkaran. Ia mau merugi sedikit atau rela sakit, asalkan masalahnya nggak terus berkepanjangan.
*izinkan saya berkomentar: saya memang tidak suka konflik dan saya rasa setiap orang seperti itu. Tapi, memang saya agak cepat bereaksi ketika berada di tengah konflik, yaitu kepala saya seperti mau pecah (pliss deh). Mendengar orang berdebat hebat sampai adu urat membuat saya frustasi (!). Disuruh apa aja mau? Owow, enak aja nih..Saya bukan pesuruh ya..Tapi selagi itu adalah untuk kebaikan umat dan semesta alam (lebay) saya akan rela melakukannya. Saya orang yang lebih memilih mengalah walaupun sebenarnya saya tidak salah, suatu sikap yang mau saya ubah nih, saya harus berani mengatakan kalau saya tidak salah, kamu donk yang harus berubah sikap! (kira-kira begitu).

Orang plegmatis kurang bersemangat, kurang teratur dan serba dingin. Cenderung diam, kalem, dan kalau memecahkan masalah umumnya sangat menyenangkan. Dengan sabar ia mau jadi pendengar yang baik, tapi kalau disuruh untuk mengambil keputusan ia akan terus menunda.
*komentar saya: kurang bersemangat? iyalah kali ya? mungkin cenderung terlihatnya seperti itu. Tapi kalau saya sudah memutuskan sesuatu, saya bisa menjadi semangat luar biasa dan tidak ada seorang pun yang bisa menghalangi saya,huwahaha. Kurang teratur? kalau makan gak teratur sih bener, teratur apa nih. Saya malah suka keteraturan. Teman saya mungkin ada yang gemas melihat saya yang cerewet ketika saya bilang 'ih,,kok gak rapi sih?', adik saya juga sering jadi sasaran omel2an saya masalah rapi tak rapi. ~sok banget ya~ Dingin? enggak deh, saya selalu menghangatkan seperti matahari,hoho. Diam,ok. Kalem, iya deh. Menunda-nunda keputusan? Ihh,,kok tau sih? Saya memang begono noh, rada sulit menimbang keputusan penting, sampai bisa frustasi tujuh hari tujuh malam (?) Tapi, sekali lagi, kalau sudah diputuskan, saya tidak akan menyesal dan setia sampai setengah mati sama keputusan saya ~keputusan apa sih?~ Kepribadian Phlegmatis "Damai" ( Introvert – Pengamat - Pesimis )
1. Emosi Phlegmatis Damai
Kepribadian rendah hati, Mudah bergaul dan santai, Diam, tenang, dan mampu,
Sabar, baik keseimbangannya, Hidup konsisten, Tenang tetapi cerdas, Simpatik
dan baik hati, Menyembunyikan emosi, Bahagia menerima kehidupan, Serba guna

2. Phlegmatis Damai di Pekerjaan
Cakap dan mantap, Damai dan mudah sepakat, Punya kemampuan administratif,
Menjadi penengah masalah, Menghindari konflik, Baik di bawah tekanan, Menemukan
cara yang mudah.

3. Phlegmatis Damai Sebagai Teman
Mudah diajak bergaul, Menyenangkan, Tidak suka menyinggung, Pendengar yang
baik, Selera humor yang menggigit, Suka mengawasi orang, Punya banyak teman,
Punya belas kasihan dan perhatian.

The last,,mungkin terdengar sok-sokan yah tulisan kali ini? Halloooo..Jangan mengernyitkan kening seperti itu, jelek tau. Saya cuma mengingatkan kita semua, terlebih saya pribadi, kalau setiap kepribadian itu tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Tidak ada satu tipe kepribadian yang cocok 100% sama kepribadian kita. Biasanya kita adalah gabungan, campuran, kombinasi atau blesteran dari tipe2 kepribadian itu. Saya juga tidak yakin saya 100% asli plegmatis karena terkadang saya bisa menjadi melankolis, yang ingin semua yang saya lakukan sempurna. Kadang juga saya bisa menjadi koleris, yang kuat, mampu memimpin, dan suka tantangan. Kadang lagi jadi sanguinis, ingin populer (hoho), ingin hidup yang berwarna warni, yang emosinya bergejolak jolak. Apapun itu, be your self aja lah! Itu yang saya suka. Saya tidak suka jika harus menjadi orang lain di luar diri saya sendiri. Maka saya berusaha untuk jujur dengan diri saya sendiri.

tak seperti bintang di langit, tak seperti indah pelangi
karena diriku bukanlah mereka, ku apa adanya
wajahku memang begini, sikapku jelas tak sempurna
kuakui ku bukanlah mereka, ku apa adanya
menjadi diriku..dengan segala kekurangan
menjadi diriku..dengan segala kelebihanku
terimalah aku seperti apa adanya
aku hanya insan biasa, aku tak sempurna
tetap kubangga dengan apa yang kupunya
setiap waktu kunikmati, anugerah hidup yang kumiliki
(a song from Edcoustic)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Selasa, 22 Februari 2011

plegmatis, bukan?

Saya sedikit tertarik dengan mengenal tipe-tipe kepribadian yang saya kenal lewat buku, internet, psikolog (?). Mungkin karena tipikal mengamati saya yang menjadikannya menarik. Yup, saya suka mengamati. Jadi, hati-hati kalau dekat2 saya ~.~ *ngomong apa saya, saya anak manis kok,,beneran* Dari sekian macam tipe kepribadian yang saya ketahui, ini ciri-ciri yang yaaa mirip2 lah dengan saya, walau gak semua yg elo denger itu bener bro! Begini nih sumber yang saya dapat, maafkan saya lupa nama sumbernya:
Saya sang Plegmatis “Cinta Damai”.
Orang plegmatis adalah orang yang tak suka konflik, karena itu disuruh apa saja ia mau, sekalipun ia sendiri nggak suka. Baginya kedamaian adalah segala-galanya. Jika timbul masalah, ia akan berusaha mencari solusi yang damai tanpa timbul pertengkaran. Ia mau merugi sedikit atau rela sakit, asalkan masalahnya nggak terus berkepanjangan.
*izinkan saya berkomentar: saya memang tidak suka konflik dan saya rasa setiap orang seperti itu. Tapi, memang saya agak cepat bereaksi ketika berada di tengah konflik, yaitu kepala saya seperti mau pecah (pliss deh). Mendengar orang berdebat hebat sampai adu urat membuat saya frustasi (!). Disuruh apa aja mau? Owow, enak aja nih..Saya bukan pesuruh ya..Tapi selagi itu adalah untuk kebaikan umat dan semesta alam (lebay) saya akan rela melakukannya. Saya orang yang lebih memilih mengalah walaupun sebenarnya saya tidak salah, suatu sikap yang mau saya ubah nih, saya harus berani mengatakan kalau saya tidak salah, kamu donk yang harus berubah sikap! (kira-kira begitu).

Orang plegmatis kurang bersemangat, kurang teratur dan serba dingin. Cenderung diam, kalem, dan kalau memecahkan masalah umumnya sangat menyenangkan. Dengan sabar ia mau jadi pendengar yang baik, tapi kalau disuruh untuk mengambil keputusan ia akan terus menunda.
*komentar saya: kurang bersemangat? iyalah kali ya? mungkin cenderung terlihatnya seperti itu. Tapi kalau saya sudah memutuskan sesuatu, saya bisa menjadi semangat luar biasa dan tidak ada seorang pun yang bisa menghalangi saya,huwahaha. Kurang teratur? kalau makan gak teratur sih bener, teratur apa nih. Saya malah suka keteraturan. Teman saya mungkin ada yang gemas melihat saya yang cerewet ketika saya bilang 'ih,,kok gak rapi sih?', adik saya juga sering jadi sasaran omel2an saya masalah rapi tak rapi. ~sok banget ya~ Dingin? enggak deh, saya selalu menghangatkan seperti matahari,hoho. Diam,ok. Kalem, iya deh. Menunda-nunda keputusan? Ihh,,kok tau sih? Saya memang begono noh, rada sulit menimbang keputusan penting, sampai bisa frustasi tujuh hari tujuh malam (?) Tapi, sekali lagi, kalau sudah diputuskan, saya tidak akan menyesal dan setia sampai setengah mati sama keputusan saya ~keputusan apa sih?~ Kepribadian Phlegmatis "Damai" ( Introvert – Pengamat - Pesimis )
1. Emosi Phlegmatis Damai
Kepribadian rendah hati, Mudah bergaul dan santai, Diam, tenang, dan mampu,
Sabar, baik keseimbangannya, Hidup konsisten, Tenang tetapi cerdas, Simpatik
dan baik hati, Menyembunyikan emosi, Bahagia menerima kehidupan, Serba guna

2. Phlegmatis Damai di Pekerjaan
Cakap dan mantap, Damai dan mudah sepakat, Punya kemampuan administratif,
Menjadi penengah masalah, Menghindari konflik, Baik di bawah tekanan, Menemukan
cara yang mudah.

3. Phlegmatis Damai Sebagai Teman
Mudah diajak bergaul, Menyenangkan, Tidak suka menyinggung, Pendengar yang
baik, Selera humor yang menggigit, Suka mengawasi orang, Punya banyak teman,
Punya belas kasihan dan perhatian.

The last,,mungkin terdengar sok-sokan yah tulisan kali ini? Halloooo..Jangan mengernyitkan kening seperti itu, jelek tau. Saya cuma mengingatkan kita semua, terlebih saya pribadi, kalau setiap kepribadian itu tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Tidak ada satu tipe kepribadian yang cocok 100% sama kepribadian kita. Biasanya kita adalah gabungan, campuran, kombinasi atau blesteran dari tipe2 kepribadian itu. Saya juga tidak yakin saya 100% asli plegmatis karena terkadang saya bisa menjadi melankolis, yang ingin semua yang saya lakukan sempurna. Kadang juga saya bisa menjadi koleris, yang kuat, mampu memimpin, dan suka tantangan. Kadang lagi jadi sanguinis, ingin populer (hoho), ingin hidup yang berwarna warni, yang emosinya bergejolak jolak. Apapun itu, be your self aja lah! Itu yang saya suka. Saya tidak suka jika harus menjadi orang lain di luar diri saya sendiri. Maka saya berusaha untuk jujur dengan diri saya sendiri.

tak seperti bintang di langit, tak seperti indah pelangi
karena diriku bukanlah mereka, ku apa adanya
wajahku memang begini, sikapku jelas tak sempurna
kuakui ku bukanlah mereka, ku apa adanya
menjadi diriku..dengan segala kekurangan
menjadi diriku..dengan segala kelebihanku
terimalah aku seperti apa adanya
aku hanya insan biasa, aku tak sempurna
tetap kubangga dengan apa yang kupunya
setiap waktu kunikmati, anugerah hidup yang kumiliki
(a song from Edcoustic)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar